Senin, 07 Oktober 2013

Kelompok Kuliner Ibu-Ibu di Medan

19.56 By Unknown , No comments

Jumat Sore itu, Hp sempet bergertar, ternyata ada suara SMS, lalu aku buka isi tulisannya dan dibaca...”Anda hari minggu pagi (6/10/2013) harus udah ada di Bekasi. Dengan bismillah, aku buru-buru beli tiket  kereta PP sabtu dan minggu. Alhamdulillah dapat, kegalauan semakin memuncak, ketika ada amanah harus ikut acara MABA di pantai goa cemara hingga sabtu sore. Akhirnya bisa juga ikut acaranya dan sore itu tepat pukul 15.45 WIB (sabtu sore), aku dibonceng oleh sahabat dekatku namanya Uchi, untuk segera ke stasiun tugu, aku ndak mw ikut biz khawatir telat dan ketinggalan kereta. Alhamdulillah tepat pukul 17.10 WIB aku nyampe di Stasiun Tugu, dan langsung menukar tiket dan siap berangkat....Bismillah...

Ketika kereta sudah datang, aku langsung duduk sesuai tiket yang ku pesan, tersetak kaget. Jaketku mana? Hahahha,,,diingat2 lagi, ternyata ada di depan meja penukaran tiket. Dan Alhamdulillah masih rezekiku, menemukan jaket itu. Setelah itu ku langsung menuju kereta lagi. Hingga menjelang subuh tiba, aku ketiduran di kereta dan  sempet kebablasan mau turun di stasiun bekasi , lalu aku turun di stasiun Jatinegara-Jakarta. Hingga jam 5 pagi, aku lanjut perjalanan ke Bekasi.

Siangnya  saya dapat banyak cerita luar biasa dari salah satu pengunjung yang survei ke lokasi usaha saya, dapat wejangan motivasi yang bisa menambah semangat untuk terus menekuni bidang entrepreneur.

Di medan ada salah satu kelompok Kuliner Ibu-Ibu, awalnya mereka punya inovasi kecil-kecilan hanya bermodalkan Rp 500.000. Rencana mereka hanya ingin wirausaha makanan yang udah umum jenisnya, yakni Risoles. Semua orang sudah tahu makanan tersebut, hanya yang menjadi kegigihan kelompok kuliner ini adalah bermain dirasa...awalnya hanya berdagang ke pinggir jalan, warung-warung.
Alhamdulillah seiring berjalan waktu...

Karena Risolesnya enak ketika banyak pelanggan yang udah tahu. Sehingga kelompok kuliner ini dibanjiri pesanan, terutama dari Rumah sakit, pesanan orang hajatan, dll. Dengan berbekal Bismillah...doa serta tawakal pada Allah,,,

Sekarang sudah beratmabah omzet nya dan  ada variasi lagi , yakni risoles yang tadinya siap santap (udah digoreng), sekarang mereka menjual Risoles mentah (belum di goreng)....

subhanallah,,, Betapa gigihnya mereka dalam berwiausaha, ingat umur mereka lebih tua dari kita. Ayo bagi sahabat-sahabat yang masih muda termasuk saya, tunjukkan bahwa kamu bisa lebih sukses dari mereka. Jangan malu untuk berwirausaha, lebih baik  pakai uang sendiri walo pas-pasan daripada pakai uang orang tua untuk keperluan kita sendiri. Keringat ini lebih terasa...bangsa ini perlu pemuda yang mandiri, Cerdas, dan kreatif....

ingat: 9 dari 10 pintu rezeki ada pada orang-orang yang berwirausaha,.... (^_^)
So, tunggu apalagi,,, Ortu mana yang bahagia, ketika anaknya bisa memberangkatkan mereka pergi haji/Umroh (hasil dari keringat/kerja keras anaknya? (renungkan...)

Ditulis: Dwi Puji Astuti, Yogya, 7 Oktober 2013.

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berikan Komentar Anda Disini:

Posting Komentar

Silahkan Berikan Komentar Anda Disini: