Sewaktu aku masih kecil, umur 4 tahun saya bercita-cita ingin punya teman yang banyak baik dari dalam maupun luar negeri. Niatku, untuk terus merantau selalu ada. Mulai dari TK hingga sekarang aku terus berada di sekolah dan tempat yang sedikit berbeda dari teman-teman. Aku berusaha semaksimal mungkin agar bisa bermanfaat untuk orang lain. Walau terkadang banyak sekali yang meremehkan bahkan menghinaku, “ Gila, mana bisa kamu jadi pemenang di lomba nasional?.” Suara itu selalu terdengar di telingaku,,,
Tapi,,,,kalimat itu semakin membuatku terpacu untuk bisa meraihnya...
Aku selalu ingat bahwa semakin bertambah keimanan kita maka semakin besar ujian yang kita harus hadapi. Aku hanya seorang manusia tak berdaya tanpa kekuatan dari Allah. Allah yang membolak balikan setiap hati manusia, Allah yang punya skenario terbaik buat kita. Hanya saja kita enggan untuk membuat Road Map (Peta Perjalan) mimpi kita....Kita sebagai manusia wajib berusaha, optimis dalam hidup, selalu berperangsaka baik sama Allah.
Sekarang, tak usahlah kita menyesali hidup...“Kenapa dan kenapa?”
Tapi mulailah hidup dengan penuh senyuman, raihlah mimpi-mimpi yang belum tercapai...
Misal: - mau dapat beasiswa S3 ke Jepang sebelum umur 30 tahun, atau mau umroh 3 tahun lagi. (aamiin)
Catatlah mimpi kita di atas kertas,,, insya Allah dengan usaha kerja keras, akan bisa meraihnya,
Jangan malu bila bertemu orang, saling tegur sapa, sapa tahu bisa silaturahim dan bisa saling bertukar pengalaman. Alhamdulillah, belum lama ini aku ketemu dengan seorang teman seperjuangan.... sebut saja namanya (Fira). Kita saling silaturahim dan berbagi pengalaman dan tukeran no.hp....
Ketika beliau memerlukan bantuanku, insya Allah aku siap bantu, semampuku...
Lalu beliau pernah bercerita tentang pengalaman sewaktu ikut lomba nasional dan bisa bekerja sama dengan masyarakat di suatu daerah pelosok, hhehhe...
Hingga suatu hari ku diajak ke desa itu... sentra usaha beliau.
Dalam hati: “ Subhanallah dengan jarak 60 km, beliau tempuh untuk membantu masyarakat disini, saya salut dengan beliau, pokokke TOP BGT... ehehe...
Dan kini kami bersahabat dekat, saling berjuang untuk visi yang sama,,,
Yakni semoga bisa membangun sinergi Socioentrepreneur, memajukan perekonomian masyarakat...
dan bisa punya pabrik sekaligus bisa memenuhi permintaan pasar dalam 3 tahun kedepan...
aamiin Ya Rabb... insya Allah,,, (mohon doa dari sahabat semua... ^_^ )
Berbagai ilmu dan pengalaman kami saling padukan...
Saling mengingatkan dalam ibadah dan aktivitas lainnya...
Ya Rabb lindungilah kami dalam Naungan Cinta-Mu...
Terus senyam –senyum, ^_^ (senyum itu kan ibadah...)
beliau selalu mengucap: “ko bisa ya saya bisa kenal dekat dengan kamu, mba puji?
Saya: Qodarulloh, semua ini karena kehendak Allah...
Ketika beliau di teras, saya di ruang sholat sendirian, sembari merenung, Alhamdulillah, sujud syukur ku panjatkan kepada-Mu wahai Rabb...
Aku ingat dengan sabdah Nabi-Mu Tentang:
7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا
“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:
1. Pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.
6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)
Pada Point no.4 ini bukti bahwa bila kita punya sahabat karena Allah, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, maka akan dinaungi oleh Allah. Sungguh Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Aku Yakin dengan janji Allah, bahwa kita nanti akan dipertemukan oleh orang-orang yang menyangi kita, berjuang dalam menegakkan Syariat Allah di Surga-Nya.
Ingat juga,,,kata-kata dari sahabat saya yang sedang menempuh study di Taiwan...
“Rezeki itu tak kan tertuker.” Allah sudah atur segalanya,,,
Asal kita yakin mw berusaha dan berdoa,,,
Teruskan perjuangan indah dalam hidup ini wahai sahabat...
Masa Muda adalah masa perjuangan hidup kita untuk bekal di masa yang akan datang,,,
Semoga dapat menginspirasi sahabat-sahabat semua...
Barokallohu Fikum...